Makanan Penetralisir Asam Urat

The following two tabs change content below.

Muslim Amanah

Konsultan Kesehatan at Ahli Herbal
Penggiat herbal dan kesehatan. Pengelola ahliherbal.com, toko obat herbal alami tradisional.

Sebagai suatu hasil sampingan alami dari proses metabolisme protein, asam urat tidak dapat dihilangkan sama sekali dari dalam tubuh. Purin, sebagai bahan pembentuk asam urat, hampir dapat ditemukan pada semua makanan yang kita konsumsi walaupun dalam jumlah yang sangat sedikit. Namun kita dapat menurunkan produksi asam urat dengan mengkonsumsi makanan rendah purin. Asupan makanan rendah purin dapat menghindarkan diri kita dari peningkatan asam urat yang dapat berujung pada berbagai masalah, salah satunya dalah pirai.

Purin dan Asam Urat

Purin merupakan bagian dari makanan yang kita konsumsi. Purin dapat dihasilkan dari proses metabolisme protein ataupun asam nukleat. Ketika purin dimetabolisme, produk buangannya adalah asam urat. Asam urat memasuki aliran darah dan menuju ginjal. Ginjal didesain untuk mensekresikan asam urat dan produk buangan lain dengan tetap menjaga keseimbangan air dan elektrolit-elektrolit pada rentang normal. Namun, adakalanya ginjal gagal membuang asam urat. Ketika hal ini terjadi asam urat akan terakumuasi dalam darah dan menimbulkan banyak masalaah.

Asam urat dan Pirai

Kegagalan ginjal untuk mengeluarkan kelebihan asam urat yang ada di dalam darah akan mengakibatkan timbulnya kondisi patologis akibat penumpukan asam urat di daerah tertentu. Asam urat cenderung terkonsetrasi di persendian, terutama di jari kaki dan telapak kaki.

Pada kondisi normal, asam urat tidak mengakibatkan permasalahan pada persendian. Namun demikian ketika terjadi akumulasi asam urat di dalam darah, asam urat yang termineralisasi membentuk kristal kecil yang menyumbat persendian. Kristal akan semakin membesar dengan meningkatnya kadar asam urat dan jaringan yang sensitif sehingga menyebabkan rasa nyeri yang tajam. Nyeri yang tajam dan muncul pada waktu tertentu merupakan karakteristik dari pirai.

Makanan Yang perlu Diwaspadai

Terdapat suatu korelasi antara asupan makanan kaya purin dengan peningkatan asam urat. Makanan kaya purin akan meningkatkan kadar asam urat sehingga menjadi satu faktor pencetus pirai. Makanan yang banyak mengandung purin misalnya adalah daging merah seperti daging sapi dan kambing. Lobster, udang, kerang, remis, dan kepiting juga banyak mengandung purin. Makanan lain yang tidak banyak mengandung purin tetapi diketahui dapat meningkatkan risiko pirai adalah makanan yang banyak mengandung sukrosa dan fruktosa. Tidak mengherankan jika orang yang memiliki riwayat diabetes melitus memiliki kecenderungan yang lebih tinggi untuk mengalamai hiperurisemia dan pirai. Oleh karena itu sebaiknya menghindari mengkonsumsi makanan serta buah-buahan yang banyak mengandung gula seperti pir, plum, apel, anggur, es krim, kue kering, cake, serta makanan yang lain. Makanan yang berasal dari gandum olahan seperti roti dan pasta sebaiknya dihindari karena cenderung tinggi akan gula. Namun demikian, sereal utuh memiliki manfaat untuk menurunkan gejala pirai karena memiliki kadar serat yang tinggi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan serat yang tinggi mampu menurunkan kadar asam urat dalam darah.

Pilihan Makanan Yang Baik

Makanan yang rendah purin merupakan pilihan terbaik bagi penderita pirai atau orang beresiko terkena pirai untuk menjaga kadar asam urat darah agar tidak mengalami kenaikan. Dianjurkan untuk mengkonsumsi sayuran segar seperti selada, jagung, tomat atau bahkan bawang. Polong-polongan dan kacang-kacangan juga merupakan pilihan makanan yang baik. Demikian juga dengan buah-buahan berwarna-warni seperti pisang dan jeruk. Telur, yogurt, kedelai dan produk susu bebas lemak atau rendah lemak seperti keju dianjurkan dikonsumsi karena dapat membantu menetralkan asam urat.

Peringatan dengan Minuman Beralkohol

Alkohol pada dasarnya tidak mengandung purin. Namun, National Institute of Arthritis and Musculoskeletal Diseases menyatakan bahwa alkohol dapat menghambat kinerja ginjal untuk mengeluarkan kelebihan asam urat dalam darah. Karena itulah penderita pirai atau orang beresiko pirai dianjurkan untuk membatasi konsumsi minuman beralkoholnya bahkan menghentikannya. Minum bir secara berlebihan akan meningkatkan resiko encok karena mengandung alkohol yang terbuat dari biji-bijian yang kaya purin.

Referensi Artikel  :